Elemen Desain Digital dalam eLearning

Desain eLearning yang baik akan mendorong peserta didik untuk lebih terlibat dalam proses pembelajarannya. Desain interaktif yang sangat baik membantu siswa mempertahankan pengetahuan mereka selama kursus. Banyak faktor yang masuk ke dalam desain digital. Beberapa elemen kunci memastikan desainnya ramah seluler.

Desain Digital Dalam eLearning
Desain digital adalah bagian penting dari eLearning; itu direkayasa untuk menciptakan lingkungan di mana siswa bersemangat untuk belajar. Desain digital adalah aspek dari semua teknologi, bahkan jika orang tidak menyadarinya.

Aspek Desain Digital Untuk eLearning

  1. Elemen Kunci
    Saat membuat kursus eLearning, desainer harus memastikan bahwa mereka memilih gambar stok berkualitas yang tidak berpiksel dan tidak memiliki kesan usang. Visual adalah penangkap mata yang membuat peserta didik menikmati kursus. Pastikan untuk menggunakan interaksi di seluruh desain; elemen seperti kuis adalah cara terbaik untuk membuat pelajar tetap tertarik. Meskipun perlu ada visual, ruang putih sama pentingnya. Banyak desainer tidak meninggalkan cukup ruang putih, berpikir bahwa yang terbaik adalah mengisi halaman ketika ruang putih akan menjadi elemen yang membantu. Menciptakan Pengalaman Pengguna (UX-User Experience) yang lugas dan menjaga semuanya tetap konsisten dengan membangun hubungan antara topik yang dibahas adalah penting. Mempertahankan kesederhanaan adalah elemen penting untuk memastikan bahwa peserta didik tidak kewalahan. Umpan balik adalah salah satu elemen penting dalam proses desain karena desainer dapat melihat apa yang berfungsi dan tidak.
  2. Branding Dalam eLearning
    Desain kursus eLearning sangat penting, bersama dengan branding. Selama perencanaan, desain harus terstruktur dan konsisten. Desainer harus menciptakan kedalaman dalam tata letak mereka untuk memastikan navigasi yang sederhana. Penting untuk diingat apa kepanjangan dari brand perusahaan Anda, karena banyak sekali perubahan yang akan terus muncul untuk tetap up to date. Menciptakan merek yang sangat baik akan memastikan pelajar mengenali perusahaan Anda di antara banyak perusahaan lainnya. Merek perusahaan akan menciptakan sorotan yang bersinar melalui identitas dan etikanya yang unik.
  3. Pengembangan Konten
    Pengembangan konten eLearning adalah proses di mana pengembang membuat materi kursus yang akan ditempatkan secara strategis. Tim desainer dan pengembang berkumpul untuk memastikan desain dan konten mengalir dengan baik. Tim akan mengembangkan tujuan dan sasaran untuk kursus pada tahap ini. Mereka akan mulai mengerjakan struktur kursus eLearning. Ada tantangan dalam pengembangan konten, yang meliputi copywriting, menjaga konsistensi merek, mengomunikasikan materi pelajaran, dan menyampaikan detail, tanpa melampaui pesan yang diinginkan.
  4. Struktur
    Untuk menyusun kursus eLearning, diperlukan banyak langkah. Anda harus memutuskan konten apa yang akan dibahas, materi pelajaran apa yang akan ada di setiap modul, memastikan bahwa modul berada dalam urutan yang lancar, membuat rencana untuk kursus, dan mengembangkan tema. Menyediakan kursus yang mengalir dengan lancar membuat peserta didik siap untuk sukses. Struktur kursus membantu mempertahankan keterlibatan dan fokus pelajar. Ada banyak tantangan dalam menciptakan struktur dengan benar, dan untuk audiens yang tepat.

Tantangan Desain Instruksional
Di sini kita akan membahas beberapa tantangan yang dihadapi Desainer Instruksional saat membuat kursus eLearning. Desainer Instruksional harus tetap mengikuti perkembangan teknologi untuk memastikan bahwa desainnya sesuai standar. Mereka juga harus mempertimbangkan elemen desain masa depan untuk membantu mempertahankan tahap pertumbuhan dan pengembangan kursus eLearning. Ketika orang memikirkan kursus, mereka percaya bahwa kursus harus diprogram agar siswa bekerja secara konsisten, tetapi harus ada jeda. Memastikan bahwa ada jeda dalam kursus eLearning Anda memastikan bahwa siswa dapat memecah konten di akhir topik dan fokus pada tujuan. Desainer Instruksional harus mengevaluasi kemajuan peserta didik untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak. Ketika pengembang tidak mempertimbangkan umpan balik, kursus mereka mungkin mulai tertinggal di dunia eLearning. Umpan balik adalah guru terbaik dalam desain digital eLearning.

Manfaat Desain Digital Dalam eLearning
Beberapa manfaat dari desain digital adalah mudah dinavigasi, dan Anda dapat menemukan informasi dengan cepat. Desain digital membantu memperjelas konsep kompleks dan memberikan pemahaman yang jelas tentang ide yang coba disampaikan oleh pengembang. Konten visual bisa lebih efektif daripada informasi teks. Memastikan desain digital yang baik membantu meningkatkan retensi pengetahuan dan mencegah kelebihan kognitif.

Kesimpulan
Desain digital bersifat kompetitif dan harus tetap up to date. Saat mendesain, membuat branding yang benar sangat penting untuk menonjol dari yang lain. Membuat keputusan desain digital yang tepat akan memastikan bahwa pelajar mendapatkan hasil maksimal dari kursus. Ketika siswa memberikan umpan balik tentang kursus, ini membantu desainer dan pengembang mengetahui apa yang harus mereka sertakan, kecualikan, dan tingkatkan dalam kursus.