Bagaimana Pendidikan Tinggi Dapat Meningkatkan Efisiensi Biaya Dalam Transformasi Digital

Cara terbaik bagi institusi untuk mencapai pendidikan digital dan efisiensi biaya adalah dengan memperoleh perangkat lunak yang efektif.


Transformasi Digital Dalam Pendidikan
Pasca pandemi COVID-19, manajemen pendidikan menjadi hal yang mahal bagi perguruan tinggi. Lembaga harus menggunakan perangkat lunak efektif yang dapat digunakan untuk pendidikan digital dan menyelesaikan transformasi, bersama dengan pemotongan biaya dengan cara terbaik.

Sekarang institusi kembali menuju kehadiran fisik. Adalah suatu keharusan bahwa pembelajaran online juga harus tetap tersedia. Pembelajaran hybrid bisa menjadi pilihan terbaik. Untuk membuat operasi sistematis, selaras, dan hemat biaya, pendekatannya harus digital terlepas dari apakah kuliah online atau offline.

Hal-Hal yang Dapat Dipertimbangkan oleh Pendidikan Tinggi Saat Memilih Transformasi Digital :

  1. Pilih Dan Pahami Penggunaan Teknologi
    Dengan munculnya teknologi digital, institusi pendidikan sering bingung antara apa yang harus dipilih dan apa yang tidak, sehingga manajemen pendidikan tinggi harus memilih alat teknologi kaya fitur yang dapat membantu tidak hanya mencapai transformasi digital tetapi juga dalam penghematan biaya, meningkatkan Return On Investment (ROI), dan menargetkan pertumbuhan. Sangat penting untuk memahami bahwa tidak cukup memilih alat teknologi yang dapat mengelola dan membantu dalam mencapai tujuan yang ditargetkan. Untuk ini, pengguna perlu mempelajari dan memahami fungsionalitas lengkap dari sistem yang digunakan dan diimplementasikan. Teknologi yang diterapkan dengan sempurna dan dapat dipahami dapat membantu dalam menambah nilai bagi institusi Anda dan pada akhirnya dalam pemotongan biaya.
  1. Pilih Pendekatan yang Realistis
    Dengan modernisasi di pendidikan tinggi, tidak semua perangkat lunak dan layanan yang ada cocok dengan skenario saat ini. Sudah saatnya bagi institusi untuk memilih pendekatan yang realistis dan berhenti menggunakan sistem warisan yang bekerja menggunakan metode dan teknik yang sudah ketinggalan zaman. Ini, pada titik waktu tertentu, membatasi pertumbuhan dan membuat segalanya lebih sulit dan lebih mahal. Seiring dengan itu, institusi yang masih menggunakan intervensi manual perlu memperbarui diri dan memilih teknologi yang dapat membantu mewujudkan transformasi digital dengan segera. Intervensi manual dari setiap operasi di lembaga menyebabkan proses yang panjang, kekacauan, dan kebingungan, dan melibatkan biaya besar yang membatasi pertumbuhan dalam segala hal. Institusi harus menggunakan dan memilih teknik modern, seperti ERP pendidikan, yang dapat mengelola operasi akademik dan administrasi bersama dengan pemotongan biaya dalam kegiatan dan tujuan operasional yang tidak perlu.
  1. Kelola Pemangku Kepentingan Dengan Metode Tingkat Lanjut
    Ada banyak pemangku kepentingan dalam sebuah lembaga pendidikan, dan lembaga harus menggunakan teknologi dan metode canggih yang dapat memberikan kemudahan. Ada berbagai tugas yang terkait dengan masing-masing pemangku kepentingan — mahasiswa, fakultas, dan anggota staf lainnya — seperti kehadiran, penerimaan, ujian, dan banyak lagi. Teknologi atau perangkat lunak perusahaan, seperti ERP, yang menyediakan modul berbeda untuk setiap operasi, seperti manajemen kehadiran, manajemen penerimaan, dan banyak lagi, dapat menjadi pilihan terbaik bagi institusi yang berpikir dengan cara ini. Ini tidak hanya memfasilitasi pemangku kepentingan, tetapi juga memotong biaya berbagai proses yang tidak perlu. Ini secara efektif mengelola lingkungan yang berkembang dan memprioritaskan tugas yang sesuai untuk setiap pemangku kepentingan.
  2. Pahami Nilai Bisnis Anda
    Transformasi digital dalam pendidikan lebih dari sekedar implementasi teknologi. Ini tentang mengurangi intervensi manual dan mengotomatisasi semua tugas akademik dan administratif. Ini membantu institusi meningkatkan atau mengganti proses tradisional, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan berfokus pada siswa dengan dampak besar pada kinerja pemangku kepentingan secara keseluruhan.
  3. Optimalkan Operasi Anda
    Transformasi operasi digital mengarah pada pemenuhan harapan yang tinggi dari para pemimpin pendidikan, anggota fakultas, dan administrator. Ini juga mempercepat semua proses di institusi menggunakan alat seperti ERP dan banyak lainnya. Ini meningkatkan efisiensi operasional, memungkinkan produktivitas dan merampingkan operasi. Mengotomatiskan dan mengoptimalkan proses intensif untuk institusi menghemat biaya besar bersama dengan menghemat waktu, dan meninggalkan ruang untuk mengajar, belajar, dan tugas-tugas produktif.
  4. Inovasi Lebih Besar
    Memilih teknologi yang tepat, institusi dapat memilih transformasi digital dan mengotomatisasi semua operasi. Ini mengarahkan pemangku kepentingan untuk melakukan tugas apa pun dengan mudah dan lebih fokus pada pengajaran, pembelajaran, dan kegiatan inovatif lainnya. Inovasi yang lebih besar mengarah pada pertumbuhan dan efisiensi operasi secara keseluruhan.

Kesimpulan
Dengan peningkatan teknologi pendidikan setiap hari, lembaga pendidikan perlu mempersiapkan strategi mereka melihat di luar teknik lama yang sama. Ini membantu institusi yang sedang berkembang baik dalam hal moneter dan non-moneter. Dengan persaingan yang muncul, institusi harus menggunakan teknologi terbaik yang mengarah pada transformasi digital institusi, serta meningkatkan ROI dan pemotongan biaya.